Author Archives: aia

だけ dan しか, Sama Tapi Tak Serupa

Yooo minasan, Konbanwa~~ Genki desu ka? Hari ini ai_yea mo share tentang penggunaan だけ dan しか. Sama tapi tak serupa. Apa maksudnya ya? Pastinya banyak dari temen-temen di sini udah pada sering dengerlah ya tentang kata ini. Tapi uda pada tau belom ya untuk penggunaannya? Nah ai_yea coba jelaskan sedikit di bawah ini ya.

 だけ dan しか adalah sebuah kata dalam bahasa jepang yang memiliki arti yang sama, yaitu “hanya”. Apa yang membuatnya berbeda? Yup. kedua kata ini memiliki 文法 yang berbeda dalam penggunannya. Yuuk mari disimak berikut sedikit penjelasannya.

1.  だけ (dake)
Kata “dake” bisa ditempelkan setelah kata benda, kata sifat, kata keterangan ataupun kata  kerja baik untuk bentuk positif maupun negative.
例文 :
> 君だけが好き、君だけを信じる。
I only love you, I only trust you.
> この世界では男はあなただけではない。
You are not the only man in this world. Continue reading

文法 ~て形

Minasan, konbanwa. Saikin wa tenki ga amari yokunai desu ne. Takusan no machi ni ame ga futte imasu. Dakara dokodemo ikitakunai n desu. Zanen desu ne. Ah tokoro de minasan, kyou wa benkyou no jikan desu ne, ganbarimashou.

Kali ini kita akan belajar tentang perubahan kata kerja dalam bentuk ~Te (Te kei). Biar nggak kelamaan, langsung dimulai aja yuuk 🙂

Perubahan kata kerja dalam bahasa jepang ada beberapa bentuk, salah satunya adalah bentuk ~te ini. Apa sih kegunaannya? Kata kerja bentuk ~te ini memiliki berbagai fungsi, tatoeba sebagai kata kerja suruhan (kalau ditambah dengan kudasai/kureru), bisa menjadi larangan (kalau ditambah dengan ikenai/naranai), dan masih banyak lagi yang nanti bisa dipelajari setelah tau dasar cara perubahanya. Continue reading

日本へいった

「夢見ることができれば、それは実現できる」
Minasan, tadaima modorimashita. Ai_yea da yo. Hari ini ai_yea pengen share aja salah satu pengalaman ai_yea dalam mencapai salah satu mimpi ai_yea. Demo, nani o yume? Sesuai judulnya, Nihon e itta (pergi ke Jepang). Impian ini adalah salah satu impian yang muncul sejak ai_yea mulai jadi nihon lover, mungkin sekitar jaman smp gitu kali ya mulai ngelirik-ngelirik ke bahasa, lagu, dan budaya negeri sakura ini. Dan akhirnya, impian itu terwujud tahun ini. Perjalanan ke Jepang kali ini memang dalam rangka business trip dari kantor. Dakara dokomo iku koto ga dekimasen deshita. Demo, meskipun cuma sebentar dan belom bisa kemana-mana, sudah bisa menginjakkan kaki di sana dan berbicara langsung dengan nihonjin tulen itu rasanya… Hontou ureshii na. ^.^ Continue reading